Home Kebijakan Mnukwar Papua Gelar Workshop Keterbukaan Informasi Publik

Mnukwar Papua Gelar Workshop Keterbukaan Informasi Publik

0
147

Narasumber Workshop Keterbukaan Informasi Publik

Mnukwar Papua – Dalam upaya meningkatkan pelayan informasi publik kepada masyarakat, CSO Mnukwar Papua menggelar Workshop pentinnya keterbukaan informasi publik dan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak pada senin (8/10/2010) di Aula Praja Anggi. Kegiatan yang dibuka Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy dihadiri pemateri Direktur Jaringan Advokasi Kebijakan dan Anggaran (JANGKAR), Metuzalak Awom, S.H dari Manokwari, serta Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab, Pegunungan Arfak.

Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, saat membuka workshop tersebut mengatakan, Anggaran APBD bukan rahasia negara atau rahasia kepala OPD, tetapi itu adalah konsumsi publik dan masyarakat berhak mengetahui itu. Apa yang Pemda anggarkan, dan apa yang Pemda lakukan terhadap APBD semua harus dipaparkan dan disampaikan kepada masyarakat, bahwa inilah yang kita rencanakan, inilah yang kita lakukan, anggarannya sekian. Tapi selama ini kita di Pegaf masih tertutup. Jadi tidak boleh ada yang sembunyi-sembunyi, semua harus dibuka agar masyarakat mengetahui hal ini.

Untuk itu, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kab, Pegunungan Arfak harus segera dibentuk, kedepan saya berharap PPID yang ditugaskan mengelola informasi dan dokumentasi dari setiap program pemerintah dapat berjalan dengan baik. sehingga kebutuhan masyarakat dalam mengakases informasi publik dapat dengan mudah diakses. Karena keterbukan informasi publik sebagai wujud pemerintahan yang transparan, akuntabel. Jadi, intinya selesai kita mengikuti whorkshop keterbukaan informasi yang diinisiasi oleh CSO Mnukwar ini. kita akan segera membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kabupaten Pegunungan Arfak’’ujar Bupati.

Sementara itu penanggungjawab whorkshop, Staf Advokasi CSO Mnukwar Papua, Zainudin Patta, S.H. mengatakan bahwah, keterbukaan informasi merupakan hal yang sangat penting, sebab dengan adanya keterbukaan informasi masyaarakat dengan mudah mengetahui apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah, selain itu, masyarakat juga dapat mengembangkan diri, pribadi mereka dalam lingkungan sosial, dan dengan sendirinya masyarakat pun akan terlihat lebih partisipativ dalam mengawal proses pembangunan di daerahnya.

Keterbukaan informasi adalah bagian dari tuntutan negara demokrasi. Dalam konstitusi kita pada pasal 28 F UUD 1945 menjelaskan, setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaiakan informasi dengan segala jenis saluran yang tersedia. Sejalan dengan ini, lahirlah Undang – Undngan Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi. Mandat Undang – Undang ini adalah mewajibkan badan publik untuk memberikan, menerbitkan informasi publik. Untuk itu, (PPID) harus di bentuk sebagai wadah penyaluran informasi bagi masyarakat. ‘Ujar Patta.

Dengan demikian, WorkShop yang kami lakukan hari ini adalah menjadi bagian penting dalam upaya mendorong perbaikan tata kelola pemerintah dan upaya kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel (good giovernance). Selain itu, disesi akhir pemaparan materi oleh Narasumber workshop yang dilaksanakan ruang Aula Praja Anggi ini, akan berlanjut dengan bedah draf SK Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Pegunungan Arfak.(zp)

The post Mnukwar Papua Gelar Workshop Keterbukaan Informasi Publik appeared first on Papuamnukwar.

Load More Related Articles
Load More By Papuamnukwar
Load More In Kebijakan

Check Also

Moratorium Sawit Dalam Inpres No 8 Tahun 2018

Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 8 Tahun 2018 yang diterbitkan presiden Joko Widodo pada …